Punya Ijazah ATKAPIN Tapi Banyak Kapal Ikan Yang Mangkrak

PUNYA IJAZAH ATKAPIN TAPI BANYAK KAPAL IKAN MANGKRAK - Curhatan teman yang sangat menyentuh hati saya. Teman saya adalah lulusan sekolah usaha perikanan menengah yang berstatus sekolah negeri dan dibawah langsung oleh kementrian kelautan dan perikanan. Para lulusan sekolah tersebut memegang ijazah kompetensi yang dinamakan ankapin untuk nautika dan atkapin untuk teknik.

PUNYA IJAZAH ATKAPIN TAPI BANYAK KAPAL IKAN MANGKRAK


Akibat dari pelarangan sebagiam perusahaan penangkap ikan di indonesia menyebabkan beberapa rekan nasibnya terkatung2 di negeri orang. Mereka menganggur bukan karena ga mau bekerja tetapi tempat mereka bekerja kini perusahaannya telah ditutup sementara.

Sekarang para rekan2 lg berteriak minta perhatian dari pemerintah khususnya kementrian kelautan dan perikanan. Bu susi memang harus benar2  memikirkan masalah tersebut jangan biarkan lagi anak2 bangasa tidak bisa berkarya di negeri sendiri.

Saat ini banyak teman teman yang berpindah haluan ke kapal kapal barang dan kapal niaga. Saya percaya teman teman pelaut lulusan kapal perikanan pasti jago jago untuk membawa kapal kapal yang saya kira tak sekejam kapal perikanan.

Di kapal kapal niaga sekarang, lulusan berijazah Atkapin ankapin ini sudah banyak yang mempunyai sertifikat pelaut semisal ant/att 4, ant/att 3, bahkan sudah ada yang ngambil ant dan att 1 walaupun jumlah nya sedikit. Bagaimana perikanan yang di damba dambakan bisa bersaing dengan negara luar apabila SDM terbaiknya berpindah haluan ke kapal yang memberi gaji besar dan kenyaman.

Di kapal perikanan tak peduli ombak besar karena di saat ombak besar itulah ikan ikan siap untuk di tangkap, setiap hari harus bekerja di depan deck untuk setting dan hauling alat tangkap.  berbeda jauh dengan kapal barang atau kapal niaga yang setiap harinya hanya kerja di dalam ruang navigasi dan ruang mesin.

Salam Pelaut buat teman teman

Belum ada Komentar untuk "Punya Ijazah ATKAPIN Tapi Banyak Kapal Ikan Yang Mangkrak"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

           
         
close